Dokter Aktif di Multi Level Marketing (MLM) dengan Produk yang Mengklaim Manfaat Kesehatan atau Penyembuhan, Bolehkah?

Main Article Content

Pukovisa Prawiroharjo

Abstract

Bisnis multi level marketing (MLM) telah merambah ke
sektor kesehatan dan menjadikan dokter sebagai agen potensial
dalam pemasaran produk. Selain sebagai figur yang dipercaya oleh
masyarakat, otoritas penuh yang dimiliki dokter dalam meresepkan
obat mempermudah dokter untuk menjalani bisnis MLM.
Dokter jelas memiliki konflik kepentingan pada produk MLM
yang memiliki klaim kesehatan dan kecantikan. Mengeksploitasi
kepercayaan pasien untuk kepentingan pribadi merupakan hal
yang bertentangan dengan nilai-nilai etika kedokteran. Sebagian
besar produk kesehatan yang ditawarkan mengklaim manfaat yang
tidak terbukti secara ilmiah dan pemberiannya terkadang tidak
mempertimbangkan urgensi dan relevansi dengan keadaan pasien.
Oleh karena itu, sudah saatnya diperlukan ketegasan tentang etis
atau tidak etisnya keterlibatan dokter dalam bisnis MLM. Selain
itu, partisipasi pemerintah dalam mengawasi pemasaran produk-
produk kesehatan oleh perusahaan MLM juga perlu ditingkatkan
agar pelanggaran yang terjadi dapat segera ditindaklanjuti

Article Details

How to Cite
Dokter Aktif di Multi Level Marketing (MLM) dengan Produk yang Mengklaim Manfaat Kesehatan atau Penyembuhan, Bolehkah?. (2026). Jurnal Etika Kedokteran Indonesia, 2(2). https://ilmiahindonesia.id/index.php/jeki/article/view/108
Section
Articles

How to Cite

Dokter Aktif di Multi Level Marketing (MLM) dengan Produk yang Mengklaim Manfaat Kesehatan atau Penyembuhan, Bolehkah?. (2026). Jurnal Etika Kedokteran Indonesia, 2(2). https://ilmiahindonesia.id/index.php/jeki/article/view/108