Informed Consent pada Remaja: Sebuah Kajian Literatur

Main Article Content

Agung Ayu Candra

Abstract

Informed consent adalah suatu persetujuan mengenai akan
dilakukannya tindakan kedokteran oleh dokter terhadap pasiennnya.
Komponen dari informed consent untuk dinyatakan valid adalah adanya
kapasitas/competence, sudah diberikan informasi relevan dan adekuat, dan
diberikan secara autonom. Remaja merupakan kelompok usia yang masih
mengalami perkembangan maturitas, nilai, kognisi, dan autonomi, sehingga
dapat menimbulkan dilema dalam pelaksanaan informed consent. Tujuan dari telaah literatur ini adalah menginvestigasi apakah remaja (usia 15-19 tahun) mampu untuk memberikan inform consent terkait dari intervensi medis yang akan dilakukan pada dirinya. Studi empiris menunjukkan jika perlu dilakukan penilaian pada kompetensi remaja dalam memberikan suatu consent. Studi mengatakan remaja dapat dinyatakan kompeten dalam memberikan informed consent jika sudah berusia diatas 12 tahun. Namun sebagian besar studi tidak menguji aspek apresiasi dari pengambilan consent tersebut. Remaja sering kali tidak dapat memberikan consent yang volunter karena masih dalam tanggung jawab orang tua/walinya. Pada kasus adanya perbedaan keputusan anak dan orang tua, direkomendasikan dilakukan prosedur dual consent (anak dan orang tua).

Article Details

How to Cite
Informed Consent pada Remaja: Sebuah Kajian Literatur. (2026). Jurnal Etika Kedokteran Indonesia, 5(2). https://ilmiahindonesia.id/index.php/jeki/article/view/69
Section
Articles

How to Cite

Informed Consent pada Remaja: Sebuah Kajian Literatur. (2026). Jurnal Etika Kedokteran Indonesia, 5(2). https://ilmiahindonesia.id/index.php/jeki/article/view/69