Tinjauan Aspek Bioetika Terhadap Pemulasaraan Jenazah COVID-19 di Indonesia
Main Article Content
Abstract
Virus Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-
CoV-2) merupakan etiologi dari Coronavirus Disease-2019 (COVID-19).
Penyakit COVID-19 menyebabkan berbagai macam gejala pada manusia, mulai
dari derajat ringan hingga berat dan sering menyebabkan kematian. Penyebaran
dari virus SARS-CoV-2 sangat cepat sehingga membuat angka kejadian dan
kematian akibat COVID-19 masih terus mengalami peningkatan. Hal ini juga
terjadi di Indonesia dan menyebabkan pemerintah Indonesia membuat regulasi baru, terutama dalam hal pemulasaraan dan pemakaman jenazah COVID-19 yang harus dilakukan sesuai protokol kesehatan dalam rangka pencegahan penularan COVID-19. Regulasi yang dibuat di Indonesia sering menyebabkan kontroversi di masyarakat karena dianggap tidak sesuai dengan tradisi dan ajaran agama yang dianut masyarakat Indonesia. Berdasarkan aspek bioetika, pemulasaraan dan pemakaman jenazah COVID-19 tetap dilakukan sesuai dengan agama dan adat yang dianut oleh jenazah dengan tetap menerapkan protokol kesehatan demi kebaikan bersama. Berbagai kontroversi yang timbul di masyarakat Indonesia disebabkan karena kurangnya penyampaian edukasi yang baik terhadap masyarakat Indonesia terutama karena Indonesia terdiri dari beragam budaya dan agama yang sudah berpuluh-puluh tahun dianut dan
harus mengalami perubahan di masa pandemi COVID-19.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.