Tinjauan Etik Pembukaan Rahasia Medis dan Identitas Pasien pada Situasi Wabah Pandemi COVID-19 dan Kaitannya dengan Upaya Melawan Stigma Pasien Positif
Main Article Content
Abstract
Surveilans kesehatan masyarakat merupakan hal dasar yang
perlu dilaksanakan pada kejadian wabah penyakit menular. Akan
tetapi, pembukaan rahasia medis yang dikumpulkan pada kondisi
wabah (termasuk nama, alamat, diagnosis, riwayat keluarga, dan
sebagainya) tanpa persetujuan pasien dapat berisiko bagi individu yang
bersangkutan. Penanganan data tersebut perlu dilakukan secara hati-
hati karena individu terkait dapat menghadapi stigmatisasi maupun
diskriminasi bila informasi terkait dirinya, terutama data dengan hasil
tes positif, bocor ke publik. Maka dari itu, pengaturan dan panduan
penggunaan pembukaan rahasia medis dalam kondisi wabah penyakit
menular memerlukan pendalaman etik yang baik. Terdapat beberapa
peraturan dan panduan yang mengatur kerahasiaan pasien dalam
kondisi wabah. Regulasi hukum serupa pun juga ditemukan pada
negara lainnya, seperti Amerika Serikat dan Inggris.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.